UE Setujui Vaksin Covid-19 Pfizer Digunakan Pada Anak-anak

AMSTERDAM – European Medicines Agency (EMA) telah menyetujui vaksin Covid-19 yang dibuat oleh kemitraan Amerika Serikat (AS)- Jerman Pfizer-BioNTech untuk anak-anak berusia 12 maka 15 tahun. Keputusan ini memungkinkan anak-anak di kelompok tersebut untuk divaksinasi kepada virus untuk pertama kalinya.

“Data baru menunjukkan bahwa vaksin ‘Comirnaty’ tenang untuk kelompok yang bertambah muda, ” kata kepala EMA dari Ancaman Kesehatan Biologis dan Strategi Vaksin, Marco Cavaleri, pada konferensi pers pada hari Jumat seperti dikutip dari Russia Today , Sabtu (29/5/2021).

Cominarty adalah nama merek vaksin AS-Jerman. Vaksin akan diberikan dengan cara yang serupa seperti yang telah dilakukan selama ini untuk orang berusia 16 tahun ke atas, dengan dua dosis diberikan setidaknya dengan jarak tiga minggu.

Baca Juga:

Komite obat-obatan manusia EMA mendasarkan keputusannya untuk menyetujui vaksin pada uji klinis AS terhadap sekitar 2. 000 anak berusia 12 hingga 15 tahun.

Baca juga: Saat Dunia Berebut, Hong Kong Justru akan Buang Jutaan Dosis Vaksin COVID-19

“Data percobaan menunjukkan bahwa tanggapan kekebalan pada kelompok usia ini serupa atau bahkan lebih baik dibandingkan dengan orang dewasa muda yang diberi vaksin, ” ungkap Cavaleri.

Dia menambahkan bahwa suntikan itu dapat ditoleransi dengan baik & efek sampingnya mirip dengan yang telah disaksikan di antara penerima yang lebih gelap.

Keputusan simpulan tentang vaksin masih perlu dibuat oleh UE tunggal, sebelum tergantung pada masing-masing pemerintah negara apakah mereka akan meluncurkan vaksinasi ke remaja yang lebih muda atau tidak.

Langkah tersebut mengikuti kesimpulan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS awal kamar ini untuk menyetujui vaksin Pfizer untuk anak-anak berusia 12 mematok 15 tahun.

Regulator AS mengatakan petunjuk uji klinis menunjukkan vaksin itu 100% efektif pada mencegah Covid-19 pada anak-anak dari kelompok usia ini.

Membaca juga: Studi Ungkap Vaksin Pfizer dan AstraZeneca Efektif Lawan Covid-19 Varian India

Pada hari Jumat Cavaleri juga mengatakan UE pantas bekerja untuk meningkatkan daya produksi untuk Pfizer dalam Eropa. Ia mengatakan kalau lokasi pembuatan vaksin bertambah lanjut akan disetujui secepat mungkin untuk meningkatkan peluncuran negara anggota.

Sebelumnya pada tahun 2021, blok tersebut dilanda kenistaan vaksin setelah AstraZeneca rusak mencapai target pengiriman ke UE, dengan alasan perkara produksi Eropa.

Pada bulan Januari Pfizer juga mengirimkan dosis dengan lebih sedikit ke kaum negara UE daripada yang diharapkan sementara perusahaan melangsungkan peningkatan untuk meningkatkan kapasitas produksinya.

Author Image
Vincent Moore