Targetkan Indonesia Jadi Produsen Keluaran Halal Dunia 2024, Kemenag Dukung Program Sekolah Ekspor

JAKARTA Kementerian Agama (Kemenag) RI melalui Badan Penyelenggara Taruhan Produk Halal (BPJPH) menolong program sekolah ekspor dalam rangka penguatan produk halal nasional dan mendaulat Indonesia sebagai produsen produk halal terbesar tahun 2024. Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPJPH Kemenag, Mastuki dalam Webinar Khusus Studi Independen “Menjadi Eksportir Baru 4. 0 Produk Halal dan Rempah” pada Sabtu 31 Juli 2021.

“Penguatan keluaran halal nasional adalah kewajiban kita bersama. Bapak Wakil Presiden telah mendorong semesta pemangku kepentingan industri buat dapat memanfaatkan potensi pasar halal Indonesia dengan memajukan ekspor produk halal. Targetnya, pada 2024 Indonesia menjelma produsen produk halal terbesar di dunia, “jelas Mastuki dikutip pada laman resmi Kemenag, Senin, (2/8/2021). (Baca juga; Jelang Pelaksanaan Umrah 1443H, Kemenag Susun Skema Vaksin Booster )

Dia juga menambahkan jalan ekspor produk halal pada Indonesia masih terbuka besar, berdasarkan data neraca perniagaan Indonesia ke negara-negara anggota OKI periode Januari-Juli 2020 dari total ekspor sejumlah USD 10, 94 miliar mencapai surplus USD 2, 2 miliar. Kinerja ekspor produk halal Indonesia pula masih didominasi oleh produk makanan, kosmetik, dan obat-obatan.

“Salah mulia pasar halal yang menjanjikan adalah negara-negara anggota OKI. Belum lagi potensi dalam luar itu, seperti India dan lainnya. Ini ialah modal besar bagi Indonesia untuk tampil sebagai produsen dan eksportir produk halal terbesar dunia, ” kata Mastuki. (Baca juga; Kemenag dan Kedubes Saudi Bahas Penyelenggaraan Umrah 1443 H )

Sementara itu, Kepala Sekolah Ekspor Handito Joewono menyebut Sekolah Ekspor merupakan kolaborasi bersama jarang pemerintah dan dunia cara untuk mencetak eksportir anyar. Pada 2030, ditargetkan mau ada 500. 000 eksportir baru yang dicetak sebab Indonesia.

“Pada Sekolah Ekspor UKM serta Ekonomi Kreatif, tersedia pelatihan ekspor berjenjang dan bersertifikasi dari BNSP bagi peserta yang telah memenuhi persyaratan. Ada tiga jenjang yang tersedia, yaitu level introduksi ekspor, level ekspor dasar, dan level ekspor lanjutan, ” imbuhnya.

Author Image
Vincent Moore