Sistem Musik Korea KMCA Anggap Metode Baru Wamil Diskriminatif, Hanya Untungkan BTS

Sistem Musik Korea KMCA Anggap Metode Baru Wamil Diskriminatif, Hanya Untungkan BTS

Susunan baru wajib militer di Korea Selatan membuat Jin selaku member tertua bisa menunda kewajiban militernya. Foto/Getty Images

SEOUL – Korea Music Content Association (KMCA) pada hari ini (24/12) mengeluarkan pernyataan resmi menanggapi aturan terakhir wajib militer dari Kementerian Pertahanan Nasional.

Organisasi dengan beranggotakan perusahaan-perusahaan dalam industri musik, mulai dari agensi artis had studio rekaman ini menekankan pokok aturan penundaan wajib militer hingga usia 30 tahun untuk itu yang berkontribusi besar bagi negeri, untuk para “Merit Awardees in the Field of Popular Culture and Arts”.

“Peraturan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertahanan Nasional pada 22 Desember menekankan kriteria tertentu untuk hadir dalam kategori aturan baru wajib militer, yaitu ‘individu yang sudah dianugerahi penghargaan seperti Order of Cultural Merit, mereka yang direkomendasikan oleh Kementerian Kebudayaan, Olahraga, serta Pariwisata’. Pada kenyataannya, satu-satunya selebritas yang masuk kriteria ini merupakan BTS , ” demikian pernyataan daripada KMCA, mengutip dari Allkpop .

Organisasi Musik Korea KMCA Anggap Aturan Baru Wamil Diskriminatif, Hanya Untungkan BTS

Memotret: Getty Images

Baca Juga:

KMCA mengapresiasi pemerintah yang sedia mengakui peran K-pop dalam menawarkan citra Korea Selatan, dan positif mendorong institusi hukum agar menolong industri musik selama masa-masa suram.

“Meski begitu, (aturan) ini nyaris mustahil untuk dipenuhi oleh pihak lain karena kriterianya sangat terbatas. Apa maksud sebab peraturan ini? Jika aturan ini diberlakukan dengan standar yang saat ini berlaku, maka tidak ada ilustrator K-pop yang mendapatkan keuntungan dari peraturan ini, bahkan jika ada generasi kedua BTS sekalipun di masa mendatang. ”

Lebih lanjut, KMCA mengisbatkan bahwa kalau peraturan penundaan tetap militer ini bertujuan untuk mempromosikan industri K-pop ke dunia universal – bukan sekadar supaya para personel BTS bisa menunda suruhan militer mereka, “Maka kriteria istimewa ini sudah melenceng dari haluan aslinya, dan oleh karena tersebut, aturan ini perlu direvisi. ”

Organisasi Musik Korea KMCA Anggap Aturan Baru Wamil Diskriminatif, Hanya Untungkan BTS

Foto: Getty Images

Sejauh ini, hanya sedikit selebritas papan atas Korea yang mendapatkan penghargaan Presidential Order of Cultural Merit dalam bidang Popular Culture and Arts.

Mereka di antaranya pendiri SM Entertainment Lee Soo Man, penyanyi Psy, penyanyi Cho Yong Tablet, penyanyi trot Tae Jin Ah, penyanyi trot Nam Jin, penyanyi Yang Hee Eun, dan perserikatan BTS.

Mereka yang disebut adalah para superior dalam industri hiburan dengan usia di atas 50 tahun, kecuali BTS yang memang masih pada masa wajib menjalani tugas militer.

Sejauh ini, rata-rata penerima Presidential Order of Cultural Merit selama 10 tarikh terakhir berusia 67 tahun. (Baca Juga: Syarat sebab Gal Gadot jika Wonder Woman 3 Diproduksi )

Umumnya, untuk bisa direkomendasikan sebagai peraih penghargaan bergengsi tersebut, seseorang harus menjalani profesinya selama 15 tahun.

Jadi, nyaris mustahil bagi para personel K-pop di kolong usia 28 tahun untuk bisa meraih penghargaan itu dan bisa menunda wajib militernya, kecuali ada generasi baru setelah BTS, di usia yang sangat muda, sanggup menyamai atau melampaui prestasi bagaikan yang telah dicetak BTS era ini. ( Baca Pula: George Clooney Ungkap Pengalamannya Syuting Adegan Badai Salju untuk Film ‘The Midnight Sky’ )

(ita)

Author Image
Vincent Moore