Perut Kursi Waketum Partai Ummat Kosong, Segera Diisi Tanda Baru?

JAKARTA – Besar kursi waketum Partai Ummat kini kosong. Kekosongan itu disebabkan hal berbeda. Segera diisi nama baru?

Diketahui, saat dideklasikan 29 April 2021, ada tiga kursi wakil ketua umum (waketum), masing-masing diisi sebab Agung Mozin (waketum 1), Sugeng (waketum 2), serta Chandra Tirta Wijaya (waketum 3). Semuanya merupakan eks kader Partai Amanat Nasional (PAN).

Di dalam perjalanannya, kursi waketum ditambah menjadi empat. Kursi itu diberikan kepada Nazaruddin, bekas Ketua DPW PAN DIY yang juga aktif di pendirian Partai Ummat. “Diminta mendampingi Ketum, ” perkataan Nazaruddin, 29 Mei 2021.

Seiring zaman, satu kursi waketum nihil setelah Sugeng meninggal dunia pada Kamis (15/7/2021) di RS Universitas Airlangga, Surabaya, Jawa Timur.

Kemudian, satu sedang kursi waketum Partai Ummat kosong setelah Agung Mozin menyatakan berhenti dari kepengurusan dan anggota Partai Ummat. Bang Amoz, demikian tempat biasa disapa, menyatakan meninggalkan melalui surat yang diperuntukkan kepada Ketua Majelis Syura Partai Ummat M Amien Rais. Permintaan pengunduran muncul Agung Mozin tersebut diterima oleh Partai Ummat pada 26 Agustus 2021.

Baca serupa: Sudah Lolos Kemenkumham, Mungkinkah Partai Ummat Berganti Ketum?

Apakah dua kursi waketum Partai Ummat yang nihil tersebut segera diisi nama baru? “Nanti akan ada press conference. Insya Allah terjawab, ” kata Humas Partai Ummat Mustofa Nahrawardaya, Sabtu (28/8/2021).

Menurut Mustofa, hari itu Kantor DPP Partai Ummat yang ada di zona Tebet, Jakarta Selatan akan diresmikan. Acara dirangkaikan dengan syukuran atas terbitnya Tulisan Keputusan Menteri Hukum & HAM RI Nomor: M. KH Kep13. AH. 11. 01 Tahun 2021 tertanggal 20 Agustus 2021 mengenai Pengesahan Badan Hukum Kelompok Ummat.

“Amien Rais akan memukul raya spesial dalam acara hari ini, sebagai tanda dimulainya kegiatan resmi DPP PU setelah dapat SK Kumham tertanggal 20 Agustus berantakan, ” kata Mustofa.

Author Image
Vincent Moore