Pengantara Ketua DPRD Purwakarta Dikabarkan Membangun COVID-19, Rapat Banggar Bubar

Pengantara Ketua DPRD Purwakarta Dikabarkan Membangun COVID-19, Rapat Banggar Bubar

loading…

PURWAKARTA semrawut Satu dari tiga Wakil Pemimpin DPRD Purwakarta, berinisial W, dikabarkan terkonfirmasi positif COVID-19. Akibatnya, rapat Banggar pengesahan anggaran perubahantahun taksiran 2020 itu pun bubar.

Kabar mengejutkan ini didapat setelah ada penjemputan terhadap yang bersangkutan ketika sedang rapat badan perkiraan (banggar) di salah satu hotel di Kota Bandung, Senin (27/7/2020) sore. (BACA JUGA: Kasus COVID-19 di Purwakarta Kembali Melonjak)

Patuh sumber SINDOnews, sebelumnya tepatnya pada Kamis 16 Juli 2020 dikerjakan swab test terhadap semua anggota DPRD Purwakarta. Hasilnya baru sore tadi keluar dan infromasi dengan beredar hanya satu orang yang terkonfirmasi positif yaitu salah utama Wakil Ketua DPRD Purwakarta. (BACA JUGA: PNS Gedung Sate Dikabarkan Positif Corona, Ratusan Pegawai Jalani Swab Test)

“Betul Kamis awut-awutan dilakukan swab. Saya sendiri mengikuti dalam banggar, ”kata Asep Abdullah, salah seorang anggota DPRD Purwakarta dari Partai Berkarya kepada SINDONEWS melalui telepon seluler. (BACA JUGA: Pergub Diteken, Masyarakat Jabar Tak Pakai Masker Siap-siap Disanksi)

Baca Juga:

Namun Asep Abdullah tak menyebutkan bahwa dia & anggota DPRD Purwakarta tertahan di hotel pascakeluar hasil tes swab dan tersebarnya informasi bahwa salah satu Wakil Ketua DPRD Purwakarta positif Corona.

Tengah itu, anggota DPRD Purwakarta yang lain, Yanthi Nurhayati mengaku tidak cakap persis soal rapat banggar dalam Bandung. Sebab dia masuk di dalam Badan Musyawarah (Bamus), sehingga kegiatannya terpisah dari Banggar.

“Kebetulan untuk Bamus berkegiatan dalam Majalengka bukan di Bandung. Beta sendiri sudah melaksanakan swab bersama-sama pada Kamis lalu. Hasilnyanya negatif. Saya tidak berinteraksi langsung dengan yang bersangkutan selama 14 keadaan terakhir, ” kata Yanthi.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Purwakarta Suhandi, Sekda Purwakarta dan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purwakarta, beum bisa dimintai masukan.

Author Image
Vincent Moore