Pasien COVID-19 Sembuh Meningkat, Pemprov Menerangkan: Terima Kasih Para Nakes

Pasien COVID-19 Sembuh Meningkat, Pemprov Menerangkan: Terima Kasih Para Nakes

loading…

BANDUNG porakporanda Pemprov Jawa Barat melalui Konglomerasi Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Mencuraikan menyampaikan ucapan terima kasih pada seluruh tenaga kesehatan (nakes) yang telah berjuang menyembuhkan para anak obat COVID-19.

Sekretaris yang pula Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar Daud Achmad mengatakan, pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh di Provinsi Jabar tetap mengalami peningkatan setiap hari.

Kabar gembira tersebut, cakap Daud, juga disusul kabar bahagia lainnya dimana jumlah pasien COVID-19 yang dinyatakan meninggal dunia tidak mengalami penambahan alias nihil. Menurutnya, hal itu tak lepas dibanding peran nakes yang berjuang tulang menyembuhkan pasien COVID-19. (BACA JUGA: Bandung, Pelik, Cimahi Naik ke Zona Menak, Garut Turun Kelas Jadi Kuning)
“Kami mengucapkan terima bergurau kepada para tenaga medis yang telah berjuang, merawat korban COVID-19 ini sampai sembuh, ” sekapur Daud dalam konferensi pers dengan juga digelar secara virtual sebab Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Praja Bandung, Senin (15/6/2020). (BACA JUGA: Melonjak Drastis, 670 Desa/Kelurahan di Jawa Barat Terpapar COVID-19)

Baca Juga:

Daud mengemukakan, berdasarkan pemutakhiran masukan hingga Senin (15/6/2020) pukul 14. 00 WIB, jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Provinsi Mencuraikan sebanyak 2. 604 kasus atau bertambah 17 kasus. “Sementara jumlah pasien positif aktif sebanyak 1. 308 dari sebelumnya 1. 333 pasien atau berkurang 25 karakter, ” ujar Daud.

Jumlah pasien positif COVID-19 dengan dinyatakan sembuh mencapai 1. 135 orang. Jadi bertambah 42 orang dari sehari sebelumnya 1. 093. “Untuk pasien yang meninggal dunia tidak bertambah atau tetap dalam angka 161 orang, ” kata Daud.

Kabar bagus lainnya, tambah Daud, jumlah anak obat dalam pengawasan (PDP) yang sudah selesai menjalani pengawasan di Provinsi Jabar pun terus berkurang. (BACA JUGA: Pasien Sembuh Terus Naik, Jabar Targetkan Zero Kematian COVID-19)

Daud mengungkapkan, total PDP dengan telah selesai diawasi sebanyak satu. 217 orang dari total 9. 538 orang. “Sedangkan ODP (orang dalam pemantauan) yang telah selesai dipantau hari ini sebanyak 3. 166 orang dari total 52. 640 orang, ” ungkap Daud.

Sebelumnya, Wakil Sekretaris dan Juru Bicara Konglomerasi Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19, Berli Hamdani mengakui, seiring pelaksanaan tes COVID-19 dan belum ditemukannya vaksin maupun obat COVID-19, kasus penderita terkonfirmasi positif COVID-19 akan meningkat.

Meski begitu, Berli yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar itu menegaskan, pihaknya akan berupaya berpenat-penat menyembuhkan setiap pasien positif COVID-19.

Dia kendati mengaku bersyukur karena dalam kurang hari terakhir, tidak ada penggandaan pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia, meski kasus pasien terkonfirmadi positif COVID-19 di Jabar sedang terus bertambah.

“Terget kami men-zero kan kematian, saya yakin kasus meningkat sebelum terlihat vaksin atau obat. Kita upayakan setiap yang terkena covid bisa sembuh, ” kata Berli pada Bandung, Kamis (11/6/2020).

Berli mengungkapkan, pasien positif COVID-19 yang dinyatakan sembuh di Mencuraikan terus meningkat. Bahkan, kata tempat, peningkatannya cukup signifikan.

“(Pasien) sembuh meningkat signifikan, lebih dari 4 persen. Bahkan, (sempat) kenaikan (pasien sembuh) sebanyak 74 orang dalam satu hari, ” ungkap dia.

(awd)

Author Image
Vincent Moore