Lapas Kalianda Deklarasi Perang Kendaraan Komunikasi Ilegal dan Narkoba

LAMPUNG DAKSINA – Penjara (Lapas) Kelas IIA Kalianda menggelar deklarasi perang kepada alat komunikasi ilegal serta narkoba di Lampung Selatan, Jumat (24/9/2021).

Deklarasi ini merupakan tindak sendat Instruksi Dirjen Pemasyarakatan mengenai penertiban jaringan listrik, handphone dan peningkatan kewaspadaan kesejahteraan dan ketertiban pada UPT Pemasyarakatan. Kegiatan ini diselenggarakan dengan protokol kesehatan ketat.

Membaca juga; Jadi Tersangka Kebakaran Lapas Tangerang, 3 Sipir Masih Bekerja

Narapidana Lapas Kalianda mengucap komitmen berperangmelawan alat komunikasi ilegal dan narkoba. Komitmen tersebutdibacakan oleh warga binaan pemasyarakatan Lapas Kalianda dengan menggunakan baju pramuka.

Razia disaksikan Kadivpas Kanwil Kemenkumham Lampung Farid Junaedi, Besar BNNK Lampung Selatan, Kapolres Lampung Selatan, Komandan Kodim 0421 Lampung Selatan, Kajari Lampung Selatan, dan Ketua PN Kalianda.

Baca juga: KPK Jebloskan 2 Mantan Anggota DPRD Kota Bandung ke Lapas Sukamiskin

“Kami sudah mengupayakan berbagai langkah progressive yang nyata dalam konflik memberantas handphone ilegal dannarkoba. Dalam hal ini, konflik bukan hanya diucapkan, tetapi harus dilakukan, maka kami deklarasikan secara tegas, ” kata Kepala Lapas Kalianda Tetra Destorie.

Tindakan yang telah dilakukan diantaranya berupa razia rutin oleh internal Lapas, razia gabungan dengan APH Lampung Selatan ke seluruh blok hunian. “Guna memastikan tidak ada handphone dengan digunakan oleh warga arahan pemasyarakatan dan adanya peredaran gelap narkoba, lalu pengamalan tes urin, ” tambah Tetra.

Kadivpas Kanwil Kemenkumham Lampung, Farid Junaedi menyampaikan bahwa di melaksanakan pemberantasan handphone ilegal dan peredaran gelap narkoba memerlukan komitmen bersama yang harus dijalankan secara tetap.

Author Image
Vincent Moore