Ingatkan Masyarakat Jangan Main-Main dengan Covid-19, Mahfud MD: Donald Trump Dulu Enggak Percaya

Ingatkan Masyarakat Jangan Main-Main dengan Covid-19, Mahfud MD: Donald Trump Dulu Enggak Percaya

JAKARTA – Menteri Koordinator Tempat Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta masyarakat tidak menyepelekan virus corona ( Covid-19 ). Dia memberi contoh Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang akhirnya terinfeksi virus itu.

Mahfud menuturkan, penerapan protokol kesehatan , seperti 3M (menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker) mutlak buat mencegah penularan virus tersebut.

( Menentang juga infografis: Trump Positif Covid-19, Ini Politisi Dunia yang Pernah Terinfeksi Corona ).

“Jangan main-main dengan Covid-19, sama dengan Donald Trump itu dulu enggak percaya. Amerika tersebut katanya negara nomor 1 pada dunia, paling digdaya, presidennya enggak mau pakai masker. Dia sejumlah Covid itu dibuat oleh China untuk menghancurkan Amerika. Pergi kem ana-mana, orang pakai masker dia enggak, nah kemarin dia tepat bersama istrinya, ” ucap Mahfud saat menghadiri sarasehan yang digelar Pondok Pesantren Annuqayah, Sumenep, Jawa Timur, Minggu (4/10/2020).

Menyuarakan Juga:

( Baca juga: 3. 992 Kasus Baru, Total 303. 498 Orang Positif Covid-19 ).

Lebih lanjut Mahfud menyebutkan, 17 persen atau sekitar 44 juta rakyat Indonesia tidak percaya adanya Covid-19. Masyarakat, sekapur dia, umumnya menyebut Covid-19 hanya dijadikan sebagai isu politik semata-mata.

“Katanya itu tak ada, itu hanya isu kebijakan, hanya orang jualan obat saja. Sementara kan Covid-19 itu ciri-cirinya jelas, mengalami seperti kelelahan, tangkas lemas, kemudian yang umum itu penciuman hilang, ada juga yang tanpa gejala tapi menyerang paru-paru dan kalau sudah menyerang paru itu napas menjadi sesak, ” ucapnya.

( Baca juga: Mensesneg Sebut Sampai Hari Ini Tidak Ada Keppres Pengangkatan Wamen Baru ).

Atas hal itu, Mahfud meminta masyarakat melakukan ikhtiar, secara fisik maupun batin. Ikhtiar fisik dengan menerapkan protokol kesehatan dasar seolah-olah memakai masker, mencuci tangan serta jaga jarak. Kemudian, bila lara langsung pergi ke dokter, berobat, atau bahkan melakukan isolasi sendiri. “Kedua, yaitu iktiar batin, berkorban, dan berdoa, ” ucapnya.

Dia menegaskan, Covid-19 sedikit pun tidak mengenal golongan. Orang dengan rajin beribadah sampai dengan politikus bisa kena. Menurutnya, semua bakal terjangkit Covid-19 jika tidak taat terhadap protokol kesehatan yang sudah dianjurkan.

“Virus corona itu juga enggak punya kelompok, PKS kena, Golkar juga langsung. PKB kena, PPP kena. Enggak ada partainya dia ini Covid-19, ” ucapnya.

Author Image
Vincent Moore