IHSG Terperosok Masuk Zona Merah, Pagi Ini Kehilangan 0,30 Poin

IHSG Terperosok Masuk Zona Merah, Pagi Ini Kehilangan 0,30 Poin

loading…

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah pada pembukaan perdagangan pagi ini, dimana IHSG turun 0,30 poin atau 0,01% ke 5.310. Pada pembukaan perdagangan, Rabu (2/9/2020), terdapat 181 saham menguat, 70 saham melemah dan 116 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp367,7 miliar dari 670,5 juta lembar saham yang diperdagangkan.

(Baca Juga: Pasar Modal Indonesia Semakin Optimistis)

Indeks LQ45 turun 0,99 poin atau 0,12 persen ke 840,25, indeks JII naik 0,20 poin atau 0,035 persen ke 563,19, indeks IDX30 turun 0,77 poin atau 0,17 persen ke 459,38 dan indeks MNC36 turun 0,58 poin atau 0,19 persen ke 302,13.

Sementara itu, saham-saham yang masuk top gainers yaitu PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST) naik Rp8 atau 10,53% ke Rp84, saham PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS) naik Rp3 atau 3,53% ke Rp88 dan saham PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) naik Rp20 atau 2,88% ke Rp715.

Baca Juga:

Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, saham PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) turun Rp10 atau 6,80% ke Rp137, saham PT Karya Bersama Anugerah Tbk (KBAG) turun Rp7 atau 6,14% ke Rp107 dan PT Wilton Makmur Indonesia Tbk (SQMI) turun Rp8 atau 4,06% ke Rp189.

(Baca Juga: IHSG Ditutup Menguat, Sektor Pertambangan Jadi Pendorong Utama)

Di sisi lain bursa saham Asia Pasifik pada Rabu pagi justru menanjak naik dipimpin bursa patokan Australia yakni S&P/ASX 200 yang melonjak 1,54% di antara pasar utama kawasan ini. Pasar saham daratan China juga menguat lebih tinggi pada awal perdagangan, dengan Komposit Shanghai sedikit naik sementara komponen Shenzhen merangkak 0,306%.

Selanjutnya di Jepang, Nikkei 225 naik 0,33% dalam perdagangan pagi, sedangkan indeks Topix lebih tinggi 0,23%. Indeks Kospi, Korea Selatan juga mencetak hasil positif lewat peningkatan sebesar 0,29%. Indeks Hang Seng, Hong Kong tertinggal karena tergelincir 0,46%. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Jepang diperdagangkan 0,23% lebih tinggi.

(akr)

Author Image
Vincent Moore