Hancur Kena Beliung, Komisi V DPR Minta Bangunan RSKI Galang Diaudit

Hancur Kena Beliung, Komisi V DPR Minta Bangunan RSKI Galang Diaudit

JAKARTA semrawut Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Covid-19 Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) bagian ruang penelitian 240 mengalami kerusakan setelah dihantam angin puting beliung pada Rabu 16 September 2020 sekitar memukul 02. 30 WIB. Terkait kejadian tersebut, Komisi V DPR hendak memastikan kualitas bangunan baik serta sesuai budget.

“Intinya kami Komisi V akan meyakinkan kualitas bangunan baik dan pantas budget. Kami meminta diaudit untuk bangunan RSKI, ” ujar Wakil Ketua Komisi V DPR MENODAI, Nurhayati Monoarfa kepada SINDOnews, Jumat (18/9/2020).

Karena, lanjut dia ada Undang-undang Jasa Wujud (Jaskon) yang mengatur atas kegagalan kualitas bangunan. “Agar tidak tersedia kerugian negara atas penyelewengan dibanding spek maupun kualitas bangunan itu, ” kata politikus Partai Persekutuan Pembangunan (PPP) ini. (Baca juga: RSKI Galang Porak Poranda Diterjang Angin Puting Beliung)

Baca Juga:

Nurhayati mengaku sudah menelepon pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). “Katanya pada hari Selasa itu tersedia angin puting beliung yang menghempas di Pulau Galang, nah berlaku kerusakan di gedung yang besar lantai. Gedung dua lantai itu tempat observasi katanya, ” ungkapnya.

Informasi yang diterimanya, bagian atap dan dinding panel yang rusak akibat puting beliung itu. Dalam satu atau perut hari ke depan, kata dia, kerusakan itu akan diperbaiki. “Saya juga menanyakan kualitas bangunan, katanya kualitas bangunannya baik, speknya pula baik, jadi semua sesuai lah speknya. Kualitas bangunan tidak ada masalah katanya, ” ungkap orang Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa ini. (Baca juga: Kantor Pemerintah Sumbang Kejadian Corona, Tjahjo Ingatkan Pentingnya Penjagaan Ketat)

Dia mengatakan, RSKI Galang itu dikerjakan oleh pihak BUMN, PT Kejayaan Karya (Persero) Tbk dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk jadi pelaksana konstruksi. “Jadi, menurut itu tidak ada masalah dengan nilai bangunan. Semuanya baik-baik saja, namun karena ada angin puting beliung dan pohon-pohon juga katanya pada roboh di sana, ” ujarnya. (Baca juga: Berkurang 12 Orang, RS Galang, Riau Kini Rawat 262 Pasien Covid)

Sehingga, menurut dia, perlu juga diketahui keterangan pihak Lembaga Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tentang kecepatan puting beliung dengan menghantam RSKI Galang itu. Nurhayati mengatakan, keterangan BMKG perlu diketahui untuk menilai kekuatan bangunan RSKI itu. “Kalau memang kecepatan anginnya itu potensi merusak besar, daya rusaknya besar, berarti kan memang betul hampir semua bangunan serupa pasti kalau kena puting kapak mau di luar negeri suka dimanapun kan bisa aja menemui kerusakan kan. Karena yang harus kita ketahui di sana juga bukan seperti gedung apartemen atau apa, ” imbuhnya.

Dia mengatakan, Komisi V DPR belum mendapatkan laporan detailnya. Tip V DPR juga tidak pandangan kualitas bangunannya. “Kami juga belum pernah ke sana, ” imbuhnya.

Dia melanjutkan, proses pembangunan RSKI Galang itu terbilang cukup cepat. RSKI Covid-19 Pulau Galang itu mulai dibangun pada 8 Maret 2020 dan formal dioperasikan 6 April 2020. “Mungkin tidak sekokoh bangunan yang menjalankan batu bata memakai semen, ” katanya.

Author Image
Vincent Moore