GANDAR Keluar dari Perjanjian Open Skies dan Salahkan Rusia

GANDAR Keluar dari Perjanjian Open Skies dan Salahkan Rusia

WASHINGTON – Dewan Kebahagiaan Nasional Gedung Putih secara resmi telah mengonfirmasi bahwa Amerika Serikat (AS) tidak lagi menjadi pihak di dalam Perjanjian Open Skies. Washington mengacaukan Rusia sebagai pihak yang melanggar perjanjian tersebut tanpa memberikan bukti.

Konfirmasi Gedung Putih disampaikan meniti Twitter pada Minggu malam.

“Hari ini menandai enam bulan sejak Amerika Serikat mengirimkan pemberitahuan kami tentang penarikan muncul dari Perjanjian Open Skies. Awak sekarang tidak lagi menjadi pihak dalam perjanjian ini yang sudah dilanggar secara mencolok oleh Rusia selama bertahun-tahun, ” kata Penasihat Keamanan Nasional, Robert C. O’Brien, yang dirilis Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih di Twitter. (Baca: Obama Sindir Trump Mungkin Diseret Navy SEAL Keluar dari Gedung Putih)

@POTUS (Presiden Trump) tidak sudah berhenti mengutamakan Amerika dengan menjadikan diri kami dari perjanjian bapet yang telah menguntungkan musuh kami dengan mengorbankan keamanan nasional kami, ” lanjut dia.

Membaca Juga:

Perjanjian Open Skies pertama kali dipertimbangkan oleh AS dan Uni Soviet pada tahun 1950-an sebagai cara yang mungkin untuk meningkatkan kejernihan di sekitar pergerakan pasukan serta penyebaran senjata nuklir.

Perjanjian ini memungkinkan penandatangannya untuk melakukan sejumlah misi pengintaian udara yang saling menguntungkan dalam negara-negara yang menjadi pihak di kesepakatan itu, yang mencakup GANDAR, Kanada, Rusia dan sebagian gede negara Eropa lainnya.

Pada bulan Mei, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mendakwa Moskow melanggar pakta itu kala dia mengumumkan negaranya akan mencari jalan untuk mengakhiri keterlibatannya dalam perjanjian tersebut. (Baca serupa: Putin Sebut Sistem Pemilu AS Bermasalah)

Sebagai hasil sejak keputusan itu, Amerika sekarang tak lagi dapat mengoperasikan penerbangan motor mata-mata tanpa senjata di atas wilayah Rusia, atau di negara2 penandatangan lainnya. Secara teori, itu juga tidak akan dapat meraup manfaat dari intelijen yang diperoleh dari program tersebut.

Author Image
Vincent Moore