dua Menteri Lepas Ekspor Tanaman Hias, Bukti Ladang Cuan Baru Bagi Milenial

JAKARTA – Menteri Perekonomian (Menko) Airlangga Hartarto dan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo melepas secara asosiatif benih tanaman hias hak Minaqu Home Nature, untuk di ekspor ke sebanyak negara di Pasar Minaqu Jungle Festival. Selain buatan Minaqu, ada 24 keluaran hortikultura lainnya, yang dilepas oleh pemerintah.

Baca Juga: Tak Mau Kalah dari Belanda, Airlangga Dorong Ekspor Tanaman Hias

CEO Minaqu Home Nature, Ade Wardhana Adinata menyatakan, pelepasan ekspor tersebut menjadi bukti komitmen dirinya untuk memajukan dunia flora hias milik Indonesia. Selain bisa mengenalkannya secara merata, pelepasan ekspor tanaman memper ini menjadi ladang ekonomi baru bagi para milenial.

“Pelepasan ekspor ini menjadi susunan kelanjutan dari langkah yang telah kita lakukan selama ini. Mudah mudah suasana bisa menjadi stimulus untuk yang lain agar langsung memajukan dunia tanaman hias, ” ujar Ade.

Dalam acara itu, Ade juga mengajak para-para distributor dua negara yaitu asal Inggris dan Korea Selatan untuk berdialog dengan virtual dengan 2 Menteri.

Membaca Juga:

“Ini kan ekspor perdana rangkaian 2 tahun ke 6 Negara. Jenis tanamannya khas Indonesia seperti Scindapsus, syngonium, homalemana dan alocasia, ” tutur Ade.

Baca Pula: Wow! Ekspor Tanaman Hias RI Senilai Rp2, 3 Triliun Menyasar 6 Negeri

Sementara itu Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, pelepasan ekspor tanaman hias dengan nilai USD70 ribu tersebut menjadi bukti segmentasi pasar tidak terbatas. Pemerintah juga berkomitmen mendukung usaha ini karena memiliki nilai tambahan tinggi.

“Ini bisa ditingkatkan kembali serta komitmen pemerintah mendukung meniti KUR. Tadi saya koneksi dengan salah satu petani pendapatan rata bisa mencapai 50 juta rupiah secara lahan 150 meter kotak, ” pungkas Menko

Dalam kesibukan ini, pihak Bank BNI juga menyerahkan Kredit Cara Rakyat (KUR) kepada 100 petani senilai Rp5 milyar. Selama ini petani tumbuhan hias minaqu dibantu sebab Balai Besar Karantina Pertanian Soekarno Hatta agar bisa ekspor ke luar kampung.

Author Image
Vincent Moore