Disnakan KBB Terjunkan 40 Aparat untuk Pantau Kesehatan Hewan Kurban

BANDUNG BARAT porakporanda Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan), Kabupaten Bandung Barat (KBB) menerjunkan sebanyak 40 petugas untuk memantau dan memeriksa kesehatan hewan persembahan.

Mereka akan memastikan kesehatan hewan kurban layak dan tidaknya dimakan baik sebelum dipotong (ante mortem), serta pemeriksaan kesehatan daging (post mortem) sesudah dipotong.

“Menghadapi Idul Adha saat ini kita siapkan 40 personel petugas pemeriksa hewan. Itu akan di sebar ke beberapa kecamatan untuk menyungguhkan keamanan hewan kurban, ” terang Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Disnakan KBB, Wiwin Aprianti, Senin (12/7/2021).

Menurutnya, pemeriksaan sudah berjalan dari sekarang dan ditargetkan selesai satu hari sebelum Idul Adha. Sedangkan pada hari H pihaknya akan melakukan pemeriksaan arah dalam hewan sesudah pemotongan untuk memastikan dagingnya setimpal dikonsumsi.

Baca Juga:

Selain melakukan pemeriksaan, lanjut Wiwin, pihaknya juga melakukan sosialisasi terkait kesehatan hewan kepada penjual maupun peternak supaya kondisi hewannya tetap bugar sebelum disembelih. Misalnya dengan memberikan obat cacing kepada hewan kurban supaya selamat dari penyakit.

“Sangat penting memperhatikan kesehatan tubuh hewan kurban, supaya setelah dipotong semua bagian dagingnya layak dikonsumsi, ” imbuhnya.

Wiwin memprediksi, tahun ini lebih dari 11. 000 ekor hewan kurban di KBB yang akan diperiksa. Rinciannya terdiri dari sekitar 4. 000 ekor sapi dan sisanya kambing yang cerai-berai di setiap lapak pedagang hewan, di kandang penjaga, dan pasar hewan di sejumlah kecamatan. Baca: Tak Ada di Rumah, Warga Blitar Ditemukan Anaknya Bersandar di Pohon Kopi.

Pemeriksaan hewan kurban meliputi pemeriksaan fisik, seperti pemeriksaan umur dengan bisa dilihat dari gigi, kemudian dilakukan pemeriksaan lupa, buah zakar hewan, cuping hidung dan bulu. Segenap harus memenuhi syariat agama islam, terutama harus cukup umur, tubuh segar, buah zakar seimbang, mata jernih, & bulu bersih.

“Umur kambing yang dikurbankan harus diatas satu tahun, sementara sapi diatas besar tahun. Cirinya bisa dilihat dari giginya, satu pasang tidak lepas atau renggang, ” jelasnya. Baca Pula: Rusak 3 Mobil Polisi, 31 Pendemo Rusuh dalam Tasikmalaya Ditangkap.

Author Image
Vincent Moore