Diduga Praktik Korupsi, Kantor Kominfo Pemkot Pasuruan Digeledah Kejaksaan

Diduga Praktik Korupsi, Kantor Kominfo Pemkot Pasuruan Digeledah Kejaksaan

PASURUAN – Kejaksaan Daerah Kota Pasuruan menggeledah kantor Jawatan Komunikasi Informatika dan statistik (Dinas Kominfo Statistik) Pemkot Pauruan, Jawa Timur, siang kemarin.

Pemeriksaan berkaitan dengan temuan dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) pada tarikh 2019 tentang proyek aplikasi di lima organisasi perangkat daerah (OPD).

Diduga dalam order tersebut pengerjaannya dilakukan oleh rekanan fiktif sehingga membuat keuangan negeri mengalami kerugian sebesar ratusan juta rupiah.

Petugas Kejari yang berjumlah 9 orang tepat memasuki sala satu ruangan pada kantor Dinas Kominfo Statistika Pemkot Pasuruan di Jalan Ahmad Membandingkan, Gadingrejo, Pasuruan.

Baca Selalu:

(Baca juga: Pengguna Tol Gempol-Pandaan Heboh, Kobaran Api Lalap Ambulans Pembawa Jenazah)

“Penggeledahan dilakukan untuk mengumpulkan sejumlah juru bicara bukti atas dugaan penyimpangan pada pengadaan aplikasi tahun 2019 berserakan dengan total anggaran senilai Rp250 juta, ” ungkap Kajari Tanah air Pasuruan Maryadi Idham Khalid.

Dugaan tersebut berdasarkan temuan dari hasil laporan pemeriksaan BPK. Berdasarkan laporan itu, ada lima aplikasi yang masuk dalam mulia rekening anggaran.

(Baca juga: Awan Panas Letusan Semeru Membuat Banyuwangi Diguyur Hujan Abu)

“Pada perkara ini Kejaksaan menyangka pada pasal 12 UNDANG-UNDANG Pemberansatan tindak pidana korupsi. Namun demikian, kami (Kejaksaan) belum menetapkan tersangka, ” tandas Maryadi.

Author Image
Vincent Moore