Bandela 39 Mayat Imigran Vietnam, Sopir Truk Mengaku Bersalah

Bandela 39 Mayat Imigran Vietnam, Sopir Truk Mengaku Bersalah

loading…

LONDON – Seorang sopir truk mengaku bersalah untuk kematian39 orang imigran asal Vietnam . Puluhan mayat para-para imigran itu ditemukan di dalam suatu kontainer truk tahun lalu pada tenggara Inggris .

Ronan Hughes (40) sejak County Armagh di Irlandia Utara, mengajukan pembelaan di Pengadilan Kriminal London Pusat.

Hughes juga mengaku bersalah atas persekongkolan untuk membantu imigrasi ilegal masyarakat negara non-Uni Eropa antara 1 Mei 2018 dan 24 Oktober 2019.

Menangkap Juga:

Hughes muncul bersama Eamonn Harrison (23), juga dari County Down, Irlandia Utara, yang diduga mengemudikan trailer truk itu ke pelabuhan Zeebrugge di Belgia sebelum berlayar ke Purfleet di Inggris.

Namun berbeda dengan Hughes, Harrison mengaku tidak bersalah atas 39 dakwaan pembunuhan dan satu perkara konspirasi untuk membantu imigrasi yang melanggar hukum dan akan diadili pada 5 Oktober dengan 3 terdakwa lainnya.

Tengah itu Gazmir Nuzi (42), lantaran Tottenham di London utara, dengan muncul melalui tautan video, mengiakan bersalah atas satu dakwaan membantu imigrasi yang melanggar hukum di dalam atau sebelum 11 Oktober 2019 dan 18 April 2020 laksana disitir dari NBC News , Sabtu (29/8/2020).

Pernyataan tersebut bukanlah dengan pertama dalam kasus tragis tersebut.

Sopir truk yang lain, yang juga telah menjadi tersangka, Maurice Robinson (25), dari Craigavon di Irlandia Utara mengaku bersalah atas 39 tuduhan pembunuhan di bulan April. Robinson menemukan mayat tersebut setelah mengangkut kontainer sebab Purfleet ke Grey. (Baca: Sopir Truk Pembawa 39 Mayat Imigran Vietnam Mengaku Bersalah)

Pada bulan Juni, Alexandru-Ovidiu Hanga (28), mengakui lupa satu tuduhan bersekongkol untuk menolong imigrasi yang melanggar hukum.

Sebanyak 39 mayat imigran Vietnam ditemukan di dalam kontainer sebuah truk di sebuah wilayah industri di kota Grays, Inggris, pada 23 Oktober tahun morat-marit.

Cakupan tragedi tersebut menjadi jelas ketika polisi merilis nama dan usia mereka dengan tewas dalam salah satu insiden penyelundupan manusia terburuk di Inggris.

Dua dari korban tewas diketahui berusia 15 tahun, namun yang tertua 44 tahun. Kira-kira 20 korban berasal dari satu provinsi, Nghe An, di Vietnam tengah utara. (Baca: Vietnam Terima Seluruh Korban ‘Kontainer 39 Mayat’ Inggris)

(ber)

Author Image
Vincent Moore