58 Oknum TNI AD Jadi Simpulan Perusakan Mapolsek Ciracas

58 Oknum TNI AD Jadi Simpulan Perusakan Mapolsek Ciracas

JAKARTA – Komandan Was-was Polisi Militer TNI Angkatan Tanah (Danpuspomad) Letnan Jendral TNI Dodik Widjanarko menyampaikan perkembangan hasil pemeriksaan kasus penyerangan Mapolsek Ciracas dari tanggal 16 hingga 22 September 2020. Tersangka perusakan Mapolsek Ciracas berserang satu orang dari TNI AD sudah pengembangan.

“Jumlah tersangka oknum TNI AD saat ini sebesar 58 orang dari 26 dasar. Sebanyak 5 orang personel dimintai keterangan. Dari 5 orang awak itu 1 orang sudah dinaikkan sebagai tersangka, ” kata Dodik dalam konferensi pers di Mapuspom TNI AD, Gambir, Jakarta Tengah, Rabu (23/9/2020).

Dodik menjelaskan, penyidik telah memeriksa 95 orang personel yang terdiri sebab 39 satuan. Penyidik pun telah mulai memasuki tahap pemberkasan terhada para tersangka perusakan itu. (Baca: 65 Oknum TNI dari 3 Matra Jadi Tersangka Kasus Penyerangan Polsek Ciracas)

Sementara, Komandan Pusat Polisi Tentara TNI (Danpuspom) Mayor Jendral Eddy Rate Muis menjelaskan, tersangka sejak luar matra AD masih berjumlah 8 orang. Sehingga secara keseluruhan, jumlah tersangka yang dijerat sebab POM TNI dalam insiden penumbangan Mapolsek Ciracas berjumlah 66 karakter.

“Oknum prajurit yang sudah diperiksa 125 orang. Ditetapkan tersangka sebanyak 66 orang, daripada matra Angkatan Darat 58 karakter, kemudian dari Angkatan Laut tujuh orang, dan Angkatan Udara 1 orang, ” ujar Eddy. Zaman ini pihaknya masih melakukan harmonisasi dan pendalaman agar kasus itu cepat selesai.

Baca Pula:

Author Image
Vincent Moore